Wakil Walikota Jambi Pimpin Rapat Monitoring Evaluasi Pendapatan Daerah Di Aula Bappeda Kota Jambi -->

Wakil Walikota Jambi Pimpin Rapat Monitoring Evaluasi Pendapatan Daerah Di Aula Bappeda Kota Jambi

Pikiran Rakyat Jambi
Rabu, Mei 18, 2022

Pikiranrakyatjambi.com - Wakil walikota Jambi ,Maulana memimpin rapat evaluasi pendapatan bertempat di aula Bappeda kota Jambi.Rabu (18/5/22)


Seluruh OPD yang berkontribusi terhadap pendapatan hasil daerah kita baik itu pajak maupun retribusi. seluruh OPD hadir dan didampingi asisten dan kepala BPKAD dan sekretaris kami mengevaluasi semua.

Upaya-upaya yang kita lakukan untuk meningkat kreativitas karena itu selalu dibahas di RAPBD walikota ,di anggota dewan.itu selalu melihat potensi-potensi PAD yang ada di tempat kita . Nah itulah tujuan dari evaluasi.

Dari hasil evaluasi ini target kita 665 milyar lebih, sudah terealisasi 32%. Triwulan 1 sekitar 139 milyar lebih. Oleh karena itu Maulana optimis. Tetapi tetap optimisme ini harus tetap juga diusahakan dengan upaya inovasi inovasi dari masing-masing OPD yang saat ini sedang melakukan hak PD. Tentang hak perimbangan keuangan pusat dan daerah UU no 1 th 2022.

Sekarang sedang marathon sama bapak asisten di semua OPD. Kira-kira potensi apa yang bisa ditingkatkan untuk menjadi pusat-pusat sentra pendapatan APD kita.

Diverkim ada perubahan regulasi dari IMB menuju ke BIG. Ada regulasi yang kewenangannya diserahkan ke PU tidak lagi di perkim. Itu sesuai dengan Permendagri peraturan dari pusat kita hanya menyesuaikan. Sehingga banyak masyarakat yang sudah upload online minta 5 persyaratan baru 2 persyaratan sudah berhenti ,Dan ini menjadi catatan dan akan kita kirim surat ke pusat , misalnya untuk membangun rumah sendiri harus gambar arsitek lengkap sesuai dengan konsultan arsitektur sipil kan nggak mungkin.

Tapi kalau bangunan usaha misalnya bisnis itu wajib, nah sehingga banyak warga yang mengusuli online, diminta gambar lengkap detail perencanaan berbasis arsitektur macet, nah ini sedang kita koordinasi dengan pemerintah pusat supaya sumber PAD kita bisa meningkat.

Dari PU menyangkut masalah sewa alat berat wajar karena proyek pemerintah belum jalan. PBB baru 14%. Biasa PBB ini akan meningkat di akhir tahun karena masyarakatnya menunggu.

Sudah banyak inovasi inovasi yang harus terus ditingkatkan karena kami menargetkan inovasi melebihi yang biasa , misalnya balai benih coba di inovasi ikannya , mungkin jenis ikannya tidak sesuai dengan pasar atau apa. Masalah banjir di kawasan kolamnya juga diselesaikan dengan Kabid PUPR " tandasnya ( M ).

/* script Youtube Responsive */