Pikiranrakyatjambi.comJAMBI – Wali Kota Jambi, Maulana, menegaskan komitmennya memperkuat kehidupan religius masyarakat melalui berbagai program yang langsung menyentuh kebutuhan warga dan pengurus rumah ibadah di Kota Jambi.
Hal itu disampaikannya saat Sosialisasi Kota Jambi Berkilau Haji, Selasa (12/5). Menurut Maulana, program “Kota Jambi Bahagia” tidak hanya berbicara tentang pembangunan fisik, tetapi juga penguatan nilai spiritual dan kehidupan beragama masyarakat.
“Kegiatan ini berkaitan dengan program Kota Jambi Bahagia yang di dalamnya ada unsur agamis dan religius. Banyak program yang kami siapkan untuk meningkatkan kehidupan beragama masyarakat Kota Jambi,” kata Maulana kepada awak media.
Ia menjelaskan, Pemerintah Kota Jambi saat ini tengah membentuk kepengurusan Bahagia Bersholawat mulai dari tingkat kota, kecamatan hingga kelurahan. Program tersebut diharapkan menjadi wadah mempererat kebersamaan masyarakat sekaligus memperkuat nilai keagamaan di lingkungan masing-masing.
Tak hanya itu, Pemkot Jambi juga memberikan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi pengurus rumah ibadah lintas agama. Program itu mencakup marbot, imam, bilal masjid hingga pengelola gereja, vihara, dan pura.
“Setiap tempat ibadah akan mendapatkan BPJS Ketenagakerjaan untuk tiga orang pengurusnya. Ini bentuk perhatian pemerintah kepada mereka yang selama ini mengabdi untuk kegiatan keagamaan,” ujarnya.
Selain perlindungan sosial, Pemkot Jambi juga menyalurkan insentif bagi guru ngaji, guru sekolah minggu, dan tenaga pendidikan agama lainnya sebagai bentuk dukungan terhadap pembinaan moral dan spiritual masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Pemkot Jambi bersama Bank Syariah Indonesia juga menyiapkan tabligh akbar menghadirkan Hilman Fauzi. Kegiatan itu sekaligus menjadi ajakan kepada masyarakat untuk mulai mempersiapkan diri menunaikan ibadah haji sejak dini.
Maulana mengatakan, antrean keberangkatan haji yang panjang membuat masyarakat perlu memiliki perencanaan sejak awal, termasuk melalui program tabungan haji yang difasilitasi perbankan syariah.
“Kita ingin masyarakat punya semangat dan niat berhaji dari sekarang. Mudah-mudahan suatu saat dipanggil menjadi tamu Allah,” tuturnya.
Menurutnya, langkah-langkah tersebut merupakan bagian dari upaya membangun Kota Jambi yang tidak hanya maju secara pembangunan, tetapi juga kuat dalam nilai religius dan sosial masyarakatnya.

