Pikiranrakyatjambi.com.
JAMBI – Ketua Forum Kota Jambi Sehat, Nadiyah Maulana, mulai menggerakkan berbagai elemen masyarakat untuk mempersiapkan Kota Jambi sebagai tuan rumah Healthy City Summit 2026, pertemuan kabupaten/kota sehat tingkat nasional yang akan dihadiri peserta dari seluruh Indonesia.Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri kegiatan pembinaan dan koordinasi bersama Forum Komunikasi Kecamatan Sehat serta Kelompok Kerja (Pokja) Kelurahan Sehat se-Kecamatan Kota Baru di Aula Kecamatan Kota Baru, Jumat (12/6).
Dalam kesempatan itu, Nadiyah mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari persiapan menyambut Healthy City Summit yang dijadwalkan berlangsung pada 27 hingga 30 September 2026 di Kota Jambi.
"Alhamdulillah hari ini kami hadir untuk melakukan pembinaan dan koordinasi dengan Forum Komunikasi Kecamatan Sehat dan Pokja Kelurahan Sehat se-Kecamatan Kota Baru dalam rangka mempersiapkan Kota Jambi menjadi tuan rumah Healthy City Summit tingkat nasional," ujarnya.
Menurut istri Wali Kota Jambi tersebut, status sebagai tuan rumah menjadi kebanggaan sekaligus tanggung jawab besar bagi Kota Jambi. Pasalnya, ribuan peserta dari berbagai daerah akan hadir untuk mengikuti seminar, diskusi, hingga berbagi praktik baik terkait penyelenggaraan kabupaten dan kota sehat.
Tak hanya itu, para peserta juga akan melakukan kunjungan lapangan atau site visit ke sejumlah lokasi unggulan yang menjadi representasi keberhasilan pembangunan berbasis kesehatan dan pemberdayaan masyarakat di Kota Jambi.
Salah satu program yang akan menjadi sorotan adalah Kampung Bahagia, program unggulan Kota Jambi yang telah mendapat apresiasi di tingkat nasional.
"Kita mempunyai program unggulan Kampung Bahagia yang sudah diapresiasi secara nasional. Nantinya lokus-lokus Kampung Bahagia terbaik akan kita tunjukkan kepada para tamu yang datang ke Kota Jambi," katanya.
Nadiyah menegaskan, koordinasi dengan seluruh stakeholder menjadi langkah penting agar setiap pihak memahami peran dan tanggung jawabnya dalam menyukseskan agenda nasional tersebut.
Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan Healthy City Summit tidak hanya akan mengharumkan nama Kota Jambi, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang positif bagi masyarakat.
"Kota Jambi merupakan kota perdagangan dan jasa. Semakin banyak event dan tamu yang datang, tentu akan menjadi daya ungkit bagi pertumbuhan ekonomi daerah," jelasnya.
Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat untuk turut berpartisipasi menjaga kebersihan, kenyamanan, dan keindahan lingkungan agar Kota Jambi mampu memberikan kesan terbaik kepada para tamu dari seluruh Indonesia.
"Mudah-mudahan seluruh masyarakat antusias menjadikan Kota Jambi sebagai kota yang bersih, sehat, dan nyaman sehingga kita bisa menjadi tuan rumah yang baik bagi seluruh peserta Healthy City Summit 2026," pungkasnya.
Melalui berbagai persiapan yang mulai dilakukan sejak sekarang, Kota Jambi optimistis dapat menyambut ajang nasional tersebut sekaligus memperkenalkan berbagai inovasi pembangunan berbasis kesehatan yang telah dijalankan kepada daerah lain di Indonesia.

