BPBD Peduli Terhadap Kesehatan Warga Bagikan 5000 Masker Di Kawasan Simpang Mayang -->

BPBD Peduli Terhadap Kesehatan Warga Bagikan 5000 Masker Di Kawasan Simpang Mayang

Pikiran Rakyat Jambi
Minggu, September 06, 2026

Pikiranrakyatjambi.com

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Jambi membagikan 5.000 masker KN95 secara gratis kepada masyarakat sebagai langkah antisipasi terhadap dampak kekeringan berkepanjangan dan memburuknya kualitas udara.

Pembagian masker dilakukan di kawasan Simpang Mayang, Kota Jambi, bersama Pemerintah Kota Jambi dan Ikatan Wartawan Kota Jambi (IWAKO).
 Kepala BPBD Kota Jambi, Doni Sumatriadi turut turun langsung dalam kegiatan tersebut bersama Wali Kota Jambi Maulana, Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha, jajaran Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Jambi serta IWAKO.

Langkah BPBD ini menjadi bagian dari upaya mitigasi untuk mengurangi risiko kesehatan masyarakat akibat paparan debu dan partikel udara, khususnya bagi warga yang banyak beraktivitas di ruang terbuka.

Kepala BPBD Kota Jambi, Doni Sumatriadi mengatakan, kondisi cuaca kering perlu diantisipasi karena dapat meningkatkan paparan debu dan berpotensi memperburuk kualitas udara.

“Dalam kondisi seperti ini, masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan perlu meningkatkan kewaspadaan.

 Penggunaan masker menjadi salah satu langkah sederhana yang dapat dilakukan untuk mengurangi paparan debu dan partikel udara,” ujar Doni.

Ia menegaskan, BPBD bersama Pemerintah Kota Jambi akan terus melakukan langkah antisipasi sesuai perkembangan kondisi di lapangan.

Pembagian 5.000 masker KN95 tersebut merupakan bagian dari persediaan 100 ribu masker yang disiapkan Pemerintah Kota Jambi untuk perlindungan masyarakat selama kondisi kekeringan dan kualitas udara yang kurang baik.

Wali Kota Jambi Maulana mengatakan, berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kondisi kekeringan diperkirakan masih berlangsung cukup panjang. Karena itu, pemerintah mengambil langkah antisipatif dengan menyediakan masker bagi masyarakat.
“Berdasarkan data BMKG, kekeringan ini memang agak panjang. Kita menyiapkan 100 ribu masker, namun hari ini kita sebar 5 ribu masker,” kata Maulana saat kegiatan di kawasan Simpang Mayang.

Menurut Maulana, penggunaan masker terutama penting bagi masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan. Paparan debu dan partikel udara berukuran kecil, termasuk PM2,5, perlu diwaspadai karena dapat meningkatkan risiko gangguan saluran pernapasan.

“Kalau yang di alam terbuka seperti ini tidak pernah menggunakan masker, kita khawatir ISPA terus meningkat. Sekarang ISPA masih naik,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, Maulana bersama jajaran pemerintah dan IWAKO turun langsung membagikan masker kepada pengendara yang melintas di kawasan Simpang Mayang.

Ketua IWAKO Jambi, Ali Ahmadi mengatakan, keterlibatan insan pers dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap kondisi kesehatan masyarakat.

“Kami dari IWAKO Jambi tentu sangat mendukung langkah Pemerintah Kota Jambi dalam melindungi masyarakat dari dampak kualitas udara dan kondisi kekeringan. Pembagian masker ini sederhana, tetapi mudah-mudahan manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Ali.

Ia juga mengimbau masyarakat, khususnya pengendara sepeda motor dan pekerja yang setiap hari beraktivitas di luar ruangan, agar menggunakan masker ketika kondisi udara memburuk.

Pembagian masker gratis ini diharapkan tidak hanya menjadi bantuan langsung kepada masyarakat, tetapi juga bagian dari upaya meningkatkan kesadaran warga untuk lebih waspada terhadap dampak kekeringan, debu, dan penurunan kualitas udara.

BPBD Kota Jambi mengingatkan masyarakat untuk tetap memperhatikan kondisi lingkungan dan mengurangi paparan langsung apabila kualitas udara memburuk, terutama bagi kelompok yang rentan terhadap gangguan pernapasan.

/* script Youtube Responsive */