Pikiranrakyatjambi.com
Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Jambi dalam agenda penyampaian jawaban eksekutif atas pandangan umum fraksi terhadap LKPJ Tahun 2025, Senin (7/4/2026).Dalam rapat tersebut, Wali Kota menanggapi berbagai masukan fraksi, termasuk isu inflasi yang dipengaruhi peningkatan kebutuhan bahan pangan. Pemerintah Kota Jambi telah membentuk tim percepatan rantai pasok guna menjaga stabilitas harga.
Selain itu, Pemkot juga mendorong penguatan UMKM melalui event dan festival, serta memberikan relaksasi pajak untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang telah melampaui Rp2 triliun.
Terkait persoalan sampah, Pemkot menjalankan program Kampung Bahagia dengan pengadaan gerobak motor di tingkat RT serta penegakan aturan guna mengurangi TPS liar.
Wali Kota Maulana menegaskan bahwa kritik dan saran dari DPRD merupakan masukan yang membangun demi peningkatan kinerja pemerintahan dan kemajuan Kota Jambi.
“Saya kira setiap kritik ini bertujuan untuk membangun, agar kita dapat bersama-sama menjadikan Kota Jambi lebih baik,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara eksekutif dan legislatif menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kritik dan saran dari seluruh fraksi DPRD. Ini adalah bentuk kolaborasi yang baik dalam evaluasi dan perbaikan kinerja penyelenggaraan pemerintahan,” pungkasnya.

