Pikiranrakyatjambi.com.
JAMBI – Bank Sampah Induk Dream Kota Jambi menerima bantuan mesin pencacah sampah organik dari anggota Komisi XII DPR RI, Syarif Fasha. Bantuan tersebut diharapkan dapat meningkatkan pengelolaan sampah organik sekaligus memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat.Ketua Bank Sampah Induk Dream Kota Jambi, Yuda, mengatakan bantuan mesin pencacah organik tersebut menjadi langkah penting dalam mendukung upaya pengurangan sampah, khususnya di Kota Jambi.
“Semoga ke depannya mesin pencacah organik ini bisa lebih bermanfaat dalam pengurangan sampah, khususnya di Kota Jambi. Kami juga berharap metode yang kami terapkan bisa dipelajari oleh teman-teman pengelola sampah di seluruh Kota Jambi,” ujar Yuda, Sabtu (17/10).
Ia menjelaskan, saat ini terdapat sekitar delapan unit bank sampah yang aktif berjalan di Kota Jambi. Namun, sebagian besar unit tersebut masih berkonsentrasi pada pengelolaan sampah anorganik.
Menurutnya, ke depan setiap unit bank sampah diharapkan mulai mengembangkan pengelolaan sampah organik agar dapat memberikan manfaat lebih luas, termasuk meningkatkan nilai ekonomi masyarakat melalui pengolahan sampah.
Yuda menyebutkan, Bank Sampah Induk Dream saat ini menjadi bank sampah yang telah menerapkan pengelolaan sampah organik menggunakan metode pencacahan dan penghalusan.
Metode tersebut dinilai dapat memperkecil volume sampah sehingga proses pengomposan menjadi lebih cepat. Selain itu, sampah organik yang telah diolah juga lebih mudah dikemas dan disalurkan kepada para peternak.
“Dengan memperkecil volume sampah, proses pengomposan akan lebih cepat dan penyaluran kepada teman-teman peternak juga menjadi lebih mudah karena lebih praktis untuk dikemas,” jelasnya.
Sementara itu, Syarif Fasha mengatakan bantuan tersebut merupakan bagian dari aspirasi yang diperjuangkannya sebagai anggota DPR RI, khususnya melalui Komisi XII yang membidangi urusan lingkungan hidup.
Ia menjelaskan, bantuan tersebut merupakan bagian dari dukungan terhadap program pengelolaan sampah yang menyasar bank sampah, Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R), serta komunitas penggiat persampahan di Provinsi Jambi.
“Bantuan ini merupakan aspirasi kami sebagai anggota DPR RI. Kebetulan kami juga berada di Komisi XII yang membidangi lingkungan hidup. Program ini kami arahkan untuk mendukung pengelola bank sampah, TPS 3R, dan komunitas penggiat persampahan di kabupaten dan kota se-Provinsi Jambi,” kata Syarif Fasha.
Selain mesin pencacah sampah organik, bantuan yang disalurkan juga mencakup drop box untuk mendukung pemilahan sampah. Ke depan, pihaknya berencana memberikan bantuan tambahan berupa gerobak motor, perlengkapan komposter, mesin pres, serta peralatan pendukung lainnya kepada sejumlah kabupaten di Provinsi Jambi.
Fasha berharap berbagai bantuan tersebut dapat meningkatkan kinerja bank sampah dan TPS 3R, sekaligus mendorong pengelolaan sampah yang lebih efektif dan berkelanjutan.
Melalui dukungan sarana dan teknologi pengolahan sampah, Bank Sampah Induk Dream diharapkan dapat menjadi contoh bagi unit bank sampah lainnya di Kota Jambi dalam mengembangkan pengelolaan sampah organik yang bernilai guna dan bernilai ekonomi.

